Indonesia’s Independence Day!

It’s like United States’ 4th of July, instead this is Indonesia’s 17th of August! (sorry for using US as an example, it’s just to knock some sense into some people who aren’t aware that there are other countries beside their own :), no offense ).

ANYWAY, in the light of this day (it’s already past midnight where I am, so I’m a tad bit late  by the time this sentence was written), Google joined us Indonesians to celebrate. I don’t know if it also appears in international Google versions, but I’ll show the pic any way as a remembrance.

Google on Indonesia's Independence Day

Please don’t sue me for taking your pic. I love you Googs!

In light of this day, I’d like to post in bahasa Indonesia. Those of you who are mad dead curious can use the friendly, almighty, and faulty Google Translate. note: this is a non fashion related post. Pardon.

Jadi alkisah sudah 68 tahun Indonesia berdiri. Kalau dilihat kembali, 68 itu tidak tua- tua amat loh untuk umur independen suatu bangsa. Kakek saya saja berumur 92 tahun. Sebagian besar negara Eropa bebas dari monarki penindasan dan para diktator jauh sebelum abad 19 (saya tidak tahu angka pastinya, maaf, bagi yang tau boleh beri info lewat email atau komen kalau sangat berminat mengoreksi). Amerika Serikat saja yang berdiri tahun 1776, meskipun melewati berbagai peperangan tidak merasakan penjajahan seperti kita.

Tanpa niat menggurui atau mengganti haluan blog ini ke arah sosio-kulturalisme (daerah keruh yang tidak ingin saya sentuh nomor dua setelah politik), bisa dibilang saya cukup sedih ketika sedang iseng menganalisis keadaan masyarakat kita. Beberapa teman saya yang berasal dari Indonesia dan berkuliah ke luar negeri pun telah mengemukakan beberapa teori serupa.

Kita itu bangsa yang norak, teman.

Bukannya norak karena miskin, atau ketinggalan dalam bidang budaya, busana, atau teknologi. Bukan sama sekali. Tapi norak pemikirannya. Kita senang sekali menggali- gali hal baru, tapi menggalinya hanya sekedar di permukaan. Tidak senang menggali ke dalam. Apa pernah anda bertanya kenapa anda beli iPad atau Samsung Tab, bukannya tablet keluaran Asus atau Acer atau merk lokal meskipun performa lebih baik dan harga lebih terjangkau? Ah, itu mungkin contoh sederhana dan dangkal yang saya berikan. Contoh lain, pendapat orang Indonesia tentang para homoseksual, transgender, orang- orang obesitas, dan kelainan jiwa? DANGKAL.

Ih najis banget ada bencong“,

“Anjir tu orang gay abis dah jijik”, 

“Gendut banget dah, jalannya gimana coba?”,

“Eh kok itu orang aneh banget sih, camen ya?”

Maaf kalau saya terkesan sok pintar atau mahadahsyat atau sok suci. Hanya ingin mengingatkan, alih- alih keren, kita itu justru terlihat norak loh kalau mengemukakan pendapat yang tidak dipikir secara matang seperti di atas. Kalau dipikir lebih matang, mungkin kita akan mengerti bahwa mungkin saja kalau mereka bisa memilih, ya maunya ya jadi normal. Kita lebih banyak ikutan dibanding mencetuskan. Saya bisa berkoar karena saya pun demikian. Kawakan saya pun demikian. Namun setelah saya pikir lagi, “oh iya ya baru 68 tahun“, alias kita baru diberikan alas kaki untuk dipijak sendiri selama 68 tahun, dibandingkan dengan negara- negara barat yang sudah kokoh selama ratusan tahun. Jadi mungkin, MUNGKIN, hal ini wajar?

Dirgahayu Indonesia. Saya tidak mau harus mengakhiri post ini dengan kalimat klise seperti, “Mari bebaskan Indonesia dari belenggu kedangkalan dan kebodohan” atau sejenisnya. Kalau Anda pintar, harapannya Anda akan mengerti maksud saya di balik post yang menggelikan dan sok menceramahi dan sedikit menyinggung ini. Sekian.

final note: if some of you non-Indonesians have read the post, you should feel grateful that your country is in better mindset. I understand different region presents different issues, and there are issues far worse than this. But this post is meant to be a wake up call that there are skies above us, and grounds beneath us. All in one single world.

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2 Thoughts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*